Kopi adalah salah satu minuman yang paling popular di dunia karena aromanya yang unik. Kopi minuman yang diseduh dari biji kopi yang disangrai dan dihaluskan menjadi bubuk. Kopi juga salah satu komoditas di dunia yang dibudidayakan lebih dari 50 negara dan menjadi komoditas terbesar ke 2 di dunia yang diperdagangkan.
Kopi sangat popular di kalangan banyak orang sehingga sekarang ada banyak sekali kedai-kedai kopi di seluruh dunia. Indonesia sendiri juga memiliki banyak kedai kopi bertema menarik.

Dahulu menikmati kopi di pagi hari untuk sarapan, karena kafein dalam kopi dipercaya dapat meningkatkan energi. Sekarang kopi sudah menjadi trend dan gaya hidup baik dikalangan remaja maupun dewasa.
Kopi juga diketahui memiliki banyak manfaat bagi tubuh, antara lain meningkatkan energi, memperbaiki mood, dan baik untuk kesehatan jantung.
Namun, ada banyak fakta menarik tentang kopi yang mungkin belum diketahui oleh banyak orang. Berikut ini adalah beberapa fun fact tentang kopi yang mungkin belum diketahui oleh banyak orang.
Beberapa Fakta Menarik Tentang Kopi :

1. Ditemukan Pertama Kali di Ethiopia
Kopi ditemukan pertama kali di Ethiopia oleh suku Kaffa. Suku Kaffa menemukan bahwa tanaman kopi dapat digunakan sebagai minuman yang menyegarkan. Kemudian, kopi dibawa ke Arab Saudi dan kemudian dibawa ke Eropa.
2. Komoditas Dunia yang Paling Banyak Diperdagangkan
Kopi merupakan komoditas dunia yang paling banyak diperdagangkan setelah minyak bumi. Pada tahun 2018, dunia mengekspor sekitar 158 juta ton kopi. Negara-negara yang paling banyak mengekspor kopi adalah Brazil, Vietnam, dan Colombia. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya peran kopi dalam industri pertanian dan perdagangan global.
3. Banyak Variasi Rasa Kopi yang Berbeda-beda
Ada banyak variasi rasa kopi yang berbeda-beda. Kopi dapat memiliki rasa yang berbeda tergantung pada tanaman yang digunakan, metode penanaman, dan metode pengolahan. Beberapa variasi rasa kopi yang populer di antaranya adalah kopi arabika dan kopi robusta.
4. Brazil Produsen Kopi Terbesar di Dunia
Negara Brazil bertanggung jawab atas sepertiga dari produksi kopi di dunia. Pada tahun 2018 Brazil memproduksi sekitar 60 kilogram kantong kopi sebanyak 69 juta. Kemudian, Vietnam berada di urutan kedua yang memproduksi 60 kilogram kantong kopi sebanyak 29 juta.
5. Dapat Diolah Menjadi Berbagai Produk yang Berbeda
Kopi dapat diolah menjadi berbagai produk yang berbeda. Selain diolah menjadi minuman, kopi juga dapat diolah menjadi produk lain seperti minyak, sabun, dan kosmetik. Kopi juga dapat digunakan sebagai bahan baku dalam industri farmasi dan pangan.
6. Kandungan Kafein pada Espresso Rendah
Bagi sebagian orang mungkin mengira bahwa kandungan kafein pada espresso lebih tinggi. Nyatanya, kafein pada brewed coffee lebih tinggi karena espresso membuat orang lebih konsentrasi.
Menurut USDA, hanya ada 64 miligram kafein dalam 1 dalam 1 penyajian kopi espresso. Pada umumnya kopi memiliki 95 miligram kafein dalam 1 penyajian.
7. Kualitas Kopi yang Buruk Berbahaya untuk Kesehatan
Dilansir dari Forbes, biji kopi juga bisa mengandung mikotoksin, yaitu senyawa yang dihasilkan dari pertumbuhan jamur. Mikotoksin ini dapat menyebabkan kanker dan penyakit ginjal. Penelitian telah menunjukkan sebagian besar biji kopi yang ditanam untuk dijual terkontaminasi jamur (mikotoksin). Sehingga, hindari biji kopi yang terlihat mengkilat karena biji kopi tersebut berminyak yang menunjukkan telah kedaluwarsa.
8. Kopi Dapat Menyebabkan Overdosis
Overdosis kafein yang membahayakan jiwa memang jarang terjadi, tapi hal tersebut mungkin saja terjadi. FDA menyarankan untuk mengonsumsi maksimal 400 miligram kafein per hari yang diperkirakan setara dengan 4 cangkir kopi.
Bila anda mengonsumsi lebih banyak dapat menyebabkan migrain, peningkatan denyut jantung, tremor otot, dan mual. Bahkan, Anda dapat merasakan efek samping yang lebih serius seperti kejang dan halusinasi. Kemungkinan hal itu akan terjadi bila Anda mengkonsumsi 1.200 kafein atau lebih.
9. Kopi Bermanfaat Bagi Kesehatan
Tingginya tingkat antioksidan dan nutrisi bermanfaat seperti riboflavin, magnesium, dan potasium. Menurut penelitian kopi memiliki manfaat kesehatan termasuk meningkatkan tingkat metabolisme tubuh Anda, meningkatkan potensi pembakaran lemak, dan meningkatkan tingkat energi Anda. Kopi juga dapat menurunkan risiko diabetes, penyakit alzheimer, dan jenis kanker tertentu.
10. Kopi Merupakan Sumber Antioksidan yang Kuat
Antioksidan adalah zat yang dapat melindungi sel-sel dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas. Kopi mengandung banyak antioksidan yang dapat membantu menurunkan risiko beberapa penyakit, seperti kanker dan penyakit jantung.
11. Membantu Tetap Terjaga
Kopi dapat membantu Anda tetap terjaga. Kopi mengandung kafein, yang merupakan zat yang dapat meningkatkan kinerja otak dan membuat Anda merasa lebih terjaga. Namun, jangan terlalu banyak mengonsumsi kopi karena dapat menyebabkan efek samping seperti sakit kepala dan insomnia.
12. Membantu Menurunkan Berat Badan
Kopi dapat membantu Anda dalam menurunkan berat badan. Beberapa studi menunjukkan bahwa orang yang rutin minum kopi dapat menurunkan berat badan dengan lebih cepat daripada mereka yang tidak minum kopi. Hal ini karena kopi dapat membantu meningkatkan metabolisme dan mengurangi nafsu makan.
13. Membantu Meningkatkan Konsentrasi
Kopi dapat membantu Anda dalam meningkatkan konsentrasi. Beberapa studi menunjukkan bahwa orang yang rutin minum kopi dapat meningkatkan konsentrasi dan memori jangka pendek. Namun, jangan terlalu banyak mengonsumsi kopi karena dapat menyebabkan efek samping seperti sakit kepala dan insomnia.
Kesimpulannya, kopi adalah minuman yang sangat populer di seluruh dunia dan memiliki banyak manfaat yang belum diketahui oleh banyak orang. Kopi dapat menjadi sumber antioksidan yang kuat, membantu Anda tetap terjaga, menurunkan berat badan, meningkatkan konsentrasi, dan dapat diolah menjadi berbagai produk yang berbeda. Jika Anda ingin mengetahui lebih banyak tentang kopi, pastikan untuk melakukan riset dan mencoba variasi rasa yang berbeda.
Baca Juga : Top 1! Kesepian Jadi Ancaman Masalah Kesehatan Mental