Mudah mengantuk atau lelah yang tidak normal di pagi dan siang hari, umumnya dikenal sebagai kantuk berlebih. Mengantuk berlebihan dapat menyebabkan gejala tambahan, seperti mudah lupa atau tertidur pada waktu yang tidak tepat. Berbagai hal menjadi penyebab mudah mengantuk. Dapat berkisar dari kondisi mental dan kebiasaan hidup kurang sehat, hingga kondisi medis yang serius.

Terkadang penyebab kantuk tidak mudah diketahui. Mengantuk disebut juga kantuk berlebih, bisa disertai terlalu lesu, kelemahan, dan kurangnya ketangkasan mental. Rasa kantuk atau kelelahan yang terus-menerus, terutama di waktu yang tidak tepat mengindikasikan gangguan tidur atau masalah medis tertentu.

5 Penyebab Mengantuk di Pagi dan Siang Hari

1. Faktor Gaya Hidup

Faktor gaya hidup tertentu jadi penyebab mudah mengantuk yang umum terjadi. Meningkatnya rasa kantuk, seperti jam kerja yang sangat lama atau beralih waktu ke shift malam. Dalam kebanyakan kasus, rasa kantuk akan mereda saat tubuh kamu beradaptasi dengan jadwal baru.

2. Restless Legs Syndrome (RLS)

Ialah sindrom pada kaki. Sindrom kaki gelisah (RLS) adalah kelainan yang ditandai dengan sensasi tidak menyenangkan pada kaki dan dorongan kuat untuk menggerakkannya. RLS juga dapat menyebabkan gerakan kaki tersentak-sentak setiap 20 hingga 30 detik sepanjang malam. Terkadang RLS juga dapat memengaruhi bagian tubuh lainnya. Gejala RLS bisa sangat mengganggu selama tidur dan menyebabkan kantuk saat bangun. Dikutip dari WebMD, RLS bisa sangat buruk, sehingga disalahartikan sebagai insomnia.

3.Kondisi Kejiwaan

Penyebab mudah mengantuk juga bisa dari kondisi mental, emosional, atau psikologis. Depresi dapat sangat meningkatkan rasa kantuk, begitu pula tingkat stres atau kecemasan yang tinggi. Kebosanan adalah penyebab kantuk lainnya. Jika kamu mengalami salah satu dari kondisi mental berikut, kamu juga cenderung merasa lelah dan apatis.

4.Kondisi Medis

Beberapa kondisi medis dapat menyebabkan kantuk. Salah satu yang paling umum adalah diabetes. Kondisi lain yang jadi penyebab mudah mengantuk, termasuk nyeri kronis atau yang memengaruhi metabolisme. Seperti hipotiroidisme atau hiponatremia. Hiponatremia terjadi ketika kadar natrium dalam darah terlalu rendah. Dilansir dari Healthline, kondisi medis lain yang diketahui menyebabkan kantuk termasuk infeksi mononukleosis (mono) dan sindrom kelelahan kronis (CFS). Minum banyak jenis obat, terutama antihistamin, obat penenang, dan pil tidur juga bisa menyebabkanmu mudah merasa mengantuk. Mencantumkan rasa kantuk sebagai efek samping yang mungkin terjadi. Obat-obatan ini memiliki label yang memperingatkan agar tidak mengemudi atau mengoperasikan alat berat usai mengonsumsinya. Konsultasikan  dengan dokter jika mengalami kantuk berkepanjangan karena obat-obatan tertentu. Mereka mungkin meresepkan alternatif atau menyesuaikan dosis.

5. Gangguan Tidur

Penyebab mudah mengantuk atau rasa kantuk berlebihan, bisa bersal dari gangguan tidur. Ada berbagai gangguan tidur, dan masing-masingnya memiliki efek uniknya sendiri. Sleep apnea obstruktif, penyumbatan di saluran napas bagian atas. Hal itu menyebabkan mendengkur dan berhenti bernapas sepanjang malam. Terkadang penderita akan terbangun dengan suara tercekik. Gangguan tidur lainnya termasuk narkolepsi, dan gangguan fase tidur tertunda atau Delayed Sleep Phase Syndrome (DSPS).Narkolepsi merupakan gangguan tidur yang ditandai dengan serangan mengantuk berlebih di siang hari.

 

Cara Mengatasi Mudah Mengantuk 

  1. Perawatan Diri : Beberapa rasa kantuk dapat diobati di rumah, terutama jika itu disebabkan oleh faktor gaya hidup. Terlalu banyak bermalasan dan jam tidur yang terlalu lama. Atau jam kerja yang lebih lama, atau kondisi mental. Dalam kasus ini, tidurlah yang cukup sesuai kebutuhan dan tidur berkualitas. Penting juga untuk menyelidiki apa yang menyebabkan tekanan batin, apakah itu stres atau kecemasan. Mencoba mengambil langkah untuk mengurangi perasaan tersebut.
  2. Perawatan Medis : Cara mengobati mudah mengantuk selanjutnya, bisa dengan perawatan medis. Dokter akan mencoba mengidentifikasi penyebab kantuk dengan mendiskusikan gejalanya. Mereka mungkin menanyakan tentang seberapa baik kamu tidur, dan apakah kamu sering bangun di malam hari.

 

Jika dokter mencurigai penyebabnya adalah psikologis. Mungkin kamu akan dirujuk ke konselor atau terapis untuk membantu menemukan solusi. Sedangkan kantuk akibat efek samping pengobatan, seringkali dapat disembuhkan. Dokter mungkin menukar obat dengan jenis berbeda atau mengubah dosis. Jika penyebab mudah mengantuk tidak terlihat, kamu mungkin perlu menjalani beberapa tes. Dilakukan pengecekan terhadap tekanan darah, detak jantung, ritme jantung, pernapasan, oksigenasi, gelombang otak, dan gerakan tubuh tertentu akan dipantau sepanjang malam untuk mengetahui tanda-tanda gangguan tidur.

Baca juga

Benarkah perubahan pola pikir dan Pengurangan stigma berpengaruh terhadap masalah kesehatan mental