GADIS KRETEK

SERIAL “GADIS KRETEK” merupakan adaptasi dari novel berjudul sama karya Ratih Kumala. Gadis Kretek ini disutradarai oleh Kamila Andini dan Ifa Isfansyah, dan diperankan oleh sejumlah aktor dan aktris ternama seperti Dian Sastrowardoyo, Ario Bayu, Putri Marino, dan Arya Saloka. Berlatar waktu era 1960-an dan mengisahkan kehidupan dan kisah cinta Dasiyah dan Raja, serial ini terdiri dari lima episode dengan durasi hampir satu jam setiap episodenya.

“Gadis Kretek” menyorot kehidupan dan kisah cinta Dasiyah dan Raja yang bertemu secara tak terduga dan mengubah hidup mereka. Serial ini menampilkan sejumlah fakta menarik, seperti penggunaan latar waktu era 1960-an yang menjadi tantangan berat bagi tim produksi.

 

SINOPSIS GADIS KRETEK

GADIS KRETEK

 

Soeraja yang sedang sakit keras sedang mengalami pernafasan. Tetapi ada satu nama yang seringkali disebutnya, yaitu Jeng Yah. Nama itu membuat anak ketiga, Tegar, Karim, dan Lebas mengaduk-ngaduk kota di Jawa Tengah untuk mencari siapa itu Jeng Yah dan berusaha mempertemukan mereka. Anak-anak Soeraja sangat terkejut, selama pencarian berlangsung mereka semakin mengetahui sejarah berdirinya Pabrik Kretek Djagad Raja, milik ayah mereka (Penggabungan dari Soedjagad dan Soeraja yang adalah singkatan dari nama kakek dan ayah mereka yang diabadikan menjadi pabrik rokok).

Kisah pencarian mereka ternyata membawa kembali pada masa muda Soejagad dan Idroes Moeria, seorang rival sejak awal memulai karir mereka mendalami rokok kretek. Mereka merupakan pekerja di perusahaan rokok klobot milik Trisno. Penjajahan Jepang akhinya membuat bisnis Trisno bangkrut, dan menjual semua sisa harta dan bisnisnya.

Idroes Moeria melihat peluang emas lalu membeli sisa tembakau Trisno dengan harga murah dan dengan sedikit pengetahuan selama mengikuti Trisno, Idroes memulai bisnis dengan rokok menjual klobot. Soejagad iri dengan keberhasilan Idroes, lalu ia juga mendirikan usaha rokok klobot sendiri. Dan sejak itulah mereka saling bersaing menjadi yang terbaik. Persaingan semakin memuncak ketika Soedjagad gagal melamar Roemaisa gara-gara dia tidak dapat membaca, tetapi di pihak lain, Idroes berhasil mempersunting Roemaisa.

Soedjagad menikahi Lilis lalu dikaruniai anak perempuan bernama Purwati. Sementara Idroes dikaruniai anak bernama Dasiyah dan Rukayah. Dasiyah berbakat sangat menangani masalah kretek, dan rokok buatannya selalu menyukai ayahnya. Setiap hari, Dasiyah membersihkan tembakau noda di tangan saat melinting rokok, untuk dijadikan campuran rokok untuk ayah.

PRODUSER GADIS KRETEK

Dibalik series yang sangat keren ini, tentu saja ada produser profesional dibaliknya. Gadis Kretek diproduksi oleh BASE Entertainment dan Netflix. BASE Entertainment adalah sebuah perusahaan produksi film dan televisi Indonesia yang telah memproduksi berbagai film dan serial televisi populer, termasuk Filosofi Kopi, Aruna dan Lidahnya, dan The Wedding and a Funeral.

SUTRADARA GADIS KRETEK

Tidak hanya produser saja, ada juga sutradara yang sangat keren dan profesional di balik serial Gadis Kretek. Gadis Kretek disutradarai oleh Kamila Andini dan Ifa Isfansyah, yang merupakan pasangan suami-istri. Kamila Andini adalah seorang sutradara film Indonesia yang telah meraih berbagai penghargaan, termasuk Piala Citra untuk Film Terbaik pada tahun 2018 untuk filmnya yang berjudul Yuni. Ifa Isfansyah juga merupakan seorang sutradara film Indonesia yang telah meraih berbagai penghargaan, termasuk Piala Citra untuk Sutradara Terbaik pada tahun 2012 untuk filmnya yang berjudul Pintu Terlarang.

 

PEMERAN DI SERI GADIS KRETEK

  1. Dian Sastrowardoyo

Dian Sastrowardoyo menjadi bintang utama dalam serial Gadis Kretek dan ia berperan sebagai Dasiyah atau Jeng Yah. Jeng Yah merupakan wanita visioner yang dikenal dengan keahliannya dalam meracik saus kretek.

  1. Ario Bayu Ario Bayu

Ario Bayu memerankan karakter Soeraja dalam serial ini. Soeraja secara tidak sengaja terlibat dalam industri kretek, dan akhirnya meninggalkan warisan pabrik rokok yang sukses.

  1. Rukman Rosadi

Lukman Rosadi berperan sebagai Idroes Moeria atau Ayah Jeng Yah. Dalam serial kali ini, Idroes Meoria membangun bisnis rokok kretek Merdeka hingga kretek Gadis.

  1. Ine Febriyanti

Ine Febriyanti memerankan tokoh Roemaisa yaitu sebagai istri Idroes Moeria, dan tokoh Roemaisa dalam Gadis Kretek selalu mendukung bisnis yang dijalani sang suami.

  1. Tissa Biani

Tissa Biani berperan menjadi Rukayah. Rukayah merupakan adik dari Dasiyah yang memiliki sikap ceria dan optimis.

  1. Verdi Solaiman

Verdi Solaiman berperan sebagai Soedjagad yang merupakan pemilik bisnis rokok kretek Proklamasi Bisnis rokok kretek Soedjagad yang bersaing dengan bisnis Idroes Moeria.

  1. Sheila Dara

Sheila Dara memerankan karakter Purwanti dalam serial Gadis Kretek. Purwanti merupakan putri dari Soedjagad dan juga menjadi sahabat Rukayah.

  1. Ibnu Jamil

Ibnu Jamil berperan sebagai Seno Aji. Seno adalah putra pemilik rokok kretek Boekit Klapa yang dijodohkan dengan Jeng Yah.

  1. Arya Saloka

Arya Saloka memerankan karakter Lebanon yang merupakan putra bungsu dari Soeradja. Dalam serial ini, Lebas yang melakukan perjalanan untuk mencari Jeng Yah.

  1. Putri Marino

Putri Marino berperan sebagai Arum. Arum adalah seorang dokter yang ternyata ada hubungannya dengan masa lalu keluarga Lebanon.

  1. Pritt Timotius

Pritt Timothy memerankan karakter Soeradja tua di tahun 2021.

 

APA CERITA UTAMA DALAM SERI GADIS KRETEK?

GADIS KRETEK

  1. Serial “Gadis Kretek” mengisahkan tentang tokoh Dasiyah atau Jeng Yah yang ahli dalam meracik rokok kretek agar memiliki cita rasa yang nikmat. Dalam cerita ini, Dasiyah bertemu dengan Soeraja, seorang pengusaha rokok kretek, dan keduanya terlibat dalam kisah cinta yang berakhir dengan situasi politik pada masa itu.
  2. Seri ini menggambarkan kehidupan dan kisah cinta Dasiyah dan Raja yang bertemu secara tak terduga dan mengubah hidup mereka.
  3. Serial ini juga menampilkan tokoh-tokoh perempuan yang menjadi sorotan, terutama karakter utamanya, Jeng Yah, yang sangat sukses dalam industri rokok kretek di Indonesia.

 

FAKTA UNIK SERI GADIS KRETEK

Serial “Gadis Kretek” telah mendapat perhatian yang signifikan. Berikut adalah rangkuman dari beberapa ulasan dan fakta menarik mengenai serial ini:

GADIS KRETEK

  1. Pemeran dan Sutradara: Serial ini dibintangi oleh Dian Sastrowardoyo, Ario Bayu, Arya Saloka, Putri Marino, Pritt Timothy, Ibnu Jamil, dan Sheila Dara Aisha. Sementara itu, disutradarai oleh Kamila Andini dan Ifa Isfansyah
  2. Adaptasi Novel: Serial ini diadaptasi dari novel berjudul sama karya Ratih Kumala
  3. Kisah Cinta dan Konflik: Serial ini menyoroti kisah cinta antara Dasiyah dan Soedjagad, yang dianggap sebagai salah satu aspek terbaik dari serial ini. Konflik dalam hubungan Dasiyah dengan rokok kretek juga menjadi poin penting dalam cerita
  4. Penghargaan: Dian Sastrowardoyo, yang memerankan Dasiyah, mendapat banyak pujian dan dianggap sebagai salah satu yang terbaik dalam akting
  5. Pengaruh Sejarah: Serial ini mengambil latar waktu era 1960-an, yang menjadi tantangan berat bagi tim produksi
  6. Serial “Gadis Kretek” menarik perhatian karena menggambarkan kisah cinta yang kompleks, pengaruh sejarah, serta penampilan yang kuat dari para pemeran utama.

Mungkin Anda tertarik :

Baca Juga