Pneumonia merupakan kondisi dimana terdapat peradangan pada jaringan paru- paru, khususnya pada alveoli yang merupakan kantong udara kecil di paru- paru. Penyebab dari penyakit pneumonia sendiri biasanya dikarenakan ada infeksi bakteri, virus, jamur, atau parasit.
Gejala dari penyakit ini sendiri antara lain demam atau suhu tubuh tinggi yang merupakan respon tubuh terhadap adanya infeksi, batuk- batuk, nyedi di dada atau rasa tidak nyaman di dada karena peradangan di paru- paru, nafas pendek, kelelahan dan merasa lemas.

Waspada Pneumonia Ramai di China, Ini 6 Bahayanya
Dari bulan Oktober, kasus penyakit ini semakin ramai dan melonjak di China yang bahkan menyerang anak- anak hingga menyebabkan Rumah sakit kewalahan. Penyebab dari wabah ini bukanlah dari bakteri atau virus baru. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sendiri menyatakan bahwa rata- rata penyebab dari kasus ini disebabkan bakteri Mycoplasma Pneumoniae.
Kasus penyakit ini sendiri tidak termasuk dalam kasus darurat, bahkan potensi untuk menjadi pandemi cukup kecil pula yang mana dibawah level covid-19. Namun kita tetap perlu mewaspadai dan menjaga gaya hidup sehat karena bagaimanapun dapat berakibat pula menjadi penyakit serius terutama bagi bayi, anak- anak, orang tua, dan seseorang yang memiliki kekebalan tubuh lemah. Bahaya dari penyakit ini sendiri antara lain:
Baca juga: Kenali 7 Ciri ciri Sakit Ginjal Beserta Bahayanya
Bahaya Penyakit Pneumonia
1. Kompilkasi Pernapasan

Waspada Pneumonia Ramai di China, Ini 6 Bahayanya
beberapa komplikasi pernapasan dari penyakit ini yaitu melibatkan gangguan fungsi normal pada paru- paru dimana mempengaruhi pertukaran oksigen dan karbon dioksida dalam tubuh individu.
Komplikasi pernapasan yang dapat terjadi antara lain hipoksia, pleura efusi atau empyema, pneumothorax, kegagalan pernapasan, penyakit paru obstruktif kronis, dan fibrosis paru.
2. Infeksi Paru- paru yang Berat
Infeksi paru- paru terjadi ketika bakteri, virus, jamur, atau parasir masuk dan berkembang biak didalam. Tahapannya sendiri mulai dari pelepasan agen penyebab (bakteri, virus, jamur, dan parasit) yang masuk melalui saluran pernapasan lalu mencapai paru- paru dan mulai menginfeksi paru- paru hingga merusak sel sel dan menyebabkan peradangan karena sel- sel darah putih dan cairan berkumpul menjadi satu di area tersebut.
Proses peradangan tadi dapat mengakibatkan kerusakan jaringan paru- paru yang dapat mengurangi kapasitas paru- paru dan menghambat kemampuan paru0 paru yang menyebabkan oksigen rendah dalam darah.
Baca juga: 10+ Manfaat Virgin Coconut Oil (VCO) Untuk Memperkaya Nutrisi Tubuh
3. Pneumonia Parah
Pada beberapa kasus pneumonia parah dapat mengakibatkan kehilangan kesadaran atau kebingungan. Tak hanya itu juga dapat menyebabkan tekanan darah hingga menjadi tanda kegagalan sirkulasi.
4. Komplikasi pada Orang Rentan
Pada orang rentan seperti bayi, anak- anak, orang tua, dan orang dengan kekebalan tubuh lemah dapat menyebabkan komplikasi serius. Bahkan penyakit ini dapat menyebabkan penurunan fungsi paru- paru dalam jangka panjang.
Tak hanya itu komplikasi lainnya juga dapat menyerang individu yang rentan seperti penyakit jantung, diabetes, atau penyakit paru obstruktif kronis.
5. Penyebaran ke Sistem Tubuh Lain
Umumnya pneumonia terjadi pada paru- paru, namun pada beberapa kasus penyakit ini dapat menyebar melalui peredaran darah atau melalui saluran limfatik.
Komplikasi penyebaran ini antara lain bakteremia, septikemia yang menyebabkan penghancuran jaringan dan dapat memengaruhi fungsi organ- organ vital, meningtis dimana menyebar ke otak dan selaput otak, abses paru- paru, efusi pleura dan empyema yang dapat menbabkan infeksi paru- paru menyebar ke roangga dada.
6. Kematian

Waspada Pneumonia Ramai di China, Ini 6 Bahayanya
Tidak dapat dipungkiri bahwa penyakit ini dapat menjadi masalah penyakit serius hingga menjadi penyebab kematian. Hal ini dapat diperngaruhi oleh berbagai faktor yaitu usia, penyakit bawaan, ketidakteraturan pengobatan, jenis agen penyebab, dan ketidaksediaan vaksin.
Namun, kebanyakan kasus penyakit ini dapat diobati dengan efektif terlebih jika diobati secara teratur dan istirahat yang cukup.
Itu tadi pengertian, gejala, dan bahaya dari penyakit pneumonia yang ramai dibicarakan akhir- akhir ini. Kita dapat melakukan pencegahan dengan selalu menjaga kebersihan terutama kebersihan tangan, melakukan vaksinasi, dan menghindari rokok serta paparan asap rokok.
Sebagai masyarakat tidak perlu khawatir secara berlebihan. Terapkan gaya hidup sehat dan etika betuk serta bersin pula untuk mencegah penyebaran kuman. Jangan ragu pula untuk melakukan periksa kepada medis atau pihak berwenang. Konsultasikan dengan dokter untuk mendapat perlindungan lebih detail.