Pada Hari Rabu, 15 November 2023 grup musik rock Inggris yang biasa disapa “Coldplay” dengan vokalis bernama “Chris Martin” itu telah menggelar konser di Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta dalam rangka tur Music of the Spheres World Tour untuk mendukung penerbitan album mereka Music of the Spheres (2021). Namun, dibalik suksesnya konser tersebut, ada kejadian yang tidak diinginkan yaitu adanya penipuan tiket oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Salah satu oknum tersebut adalah seorang remaja putri kelahiran 2004 yang berinisial GDA.
Sebelum membahas mengenai kasus penipuan tiket konser, mari kita mengenal Coldplay dan Music of Spheres terlebih dahulu.
Coldplay? Music of Spheres di Jakarta?
Menurut wikipedia, Coldplay adalah sebuah kelompok musik rock asal Inggris yang terbentuk pada tahun 1997. Anggotanya saat ini meliputi Chris Martin sebagai vokalis, Jonny Buckland sebagai gitaris, Guy Berryman sebagai bassis, Will Champion sebagai drumer dan perkusionis, dan Phil Harvey sebagai pengarah kreatif. Mereka pertama kali bertemu selama masa kuliah di University College London (UCL) dan memulai perjalanan bermusik mereka pada tahun 1997 hingga 1998 dengan nama awal Starfish.

Coldplay mempunyai 9 album musik, dan album yang terbaru adalah Music of the Spheres (2021). Pada 20 Juli 2021, Coldplay mengumumkan bahwa album baru mereka Music of the Spheres akan dirilis pada 15 Oktober 2021. Music of the Spheres debut di posisi pertama UK Albums Chart, menjadi album dengan penjualan tercepat di negara ini sejak No.6 Collaboration Project Ed Sheeran tahun 2019. Pada 14 Oktober 2021, Coldplay mengumumkan tur konser kedelapan mereka, Music of the Spheres World Tour, yang dimulai di San José, Kosta Rika, pada Maret 2022 dan akan mengunjungi tiga benua, dengan lebih banyak tanggal tur yang akan diumumkan di masa mendatang.
Music of the Spheres World Tour adalah tur konser musik kedelapan grup musik Inggris Coldplay. Tur ini dimaksudkan untuk mendukung penerbitan album mereka Music of the Spheres (2021) dan dimulai pada 18 Maret 2022 dengan konser di Stadion Nasional Costa Rica.
Pada bulan April, muncul beberapa kode dan rumor yang menyatakan bahwa Coldplay akan menyelenggarakan konsernya di Stadion Gelora Bung Karno. Pasalnya, Stadion Gelora Bung Karno dipesan selama 12 hari dari tanggal 5-17 November 2023. Dalam akun Instagram @konser.id, mereka mengatakan bahwa konser yang akan digelar dengan book GBK 12 hari adalah band yang berasal dari luar negeri dan kapasitas stadionnya selalu sold out di negara lain. Di Jakarta sendiri juga, sudah mulai terlihat videotron berisi Coldplay yang muncul di beberapa titik di Jakarta. Video tersebut terpampang di billboard gedung-gedung besar di Jakarta yang menghadap ke bundaran HI. Ada juga videotron Coldplay yang diputar di kawasan SCBD dan Senopati, Jakarta Selatan.
Kasus Penipuan Tiket Konser?

Menurut unggahan akun X, @__aqshal yang menceritakan keluarganya menjadi korban penipuan tiket dari seorang yang berinisial GDA. Dalam akun tersebut tertulis “Hidup lagi cape-capenya, dapet kabar ade sendiri kena tipu tiket Coldplay … turns out the lady who’s behind it has successfully scammed about Rp. 15.000.000.000. juara sih lo G***** D***** A********”.
Dalam unggahan akun @__aqshal juga melampirkan screenshot dari chat yang memberikan keterangan terkait mereka menjadi korban penipuan tiket konser Coldplay dan sebuah akun instagram dari pelaku.
Dalam unggahan tersebut tertera teks chat “Dear All costumer, dan customer saya pribadi, mohon maaf sebesar-besarnya atas kejadian yang menimpa kita semua hari ini. Saya menginfokan teman-teman semua bahwa supplier kami G***** D***** A******** telah melakukan scam/ penipuan terhadap kita semua dengan modus penjualan tiket konser compliment. info yg beredar banwa G***** sekarang menjadi tersangka kasus scammer terbesar dengan menjual ticket hingga nominal 15M Untuk selanjutkan kami reseller akan berusaha semaksimal mungkin untuk menindak lanjuti kasus ini agar pihak yg bersangkutan bertanggung jawab penuh. Terimakasih, mohon maaf yang sebesar besarnya dari kami, kami minta pengertian atas situasi kami sekarang ini. Mohon maaf sekali lagi sebesar besarnya (emoji)”

Kronologi Perilaku GDA dalam Penipuan Tiket COLDPLAY
Menurut unggahan salah satu akun tiktok, @bisniscom menjelaskan “…..Baca-baca di twitter banyak juga nih yang ngeluh soal pengalamannya nonton konser Coldplay di GBK semalem, dan ada juga nih salah satu kasus yang justru malah kena tipu sama penjual tiket. Penipuan tiket Coldplay ini dilakuin sama remaja perempuan berisinisial GDA. Dari hasil penipuannya ini dia berhasil mengantongi duit 15 milyar. Ya, kalian gak salah denger, ada remaja perempuan yang udah jago nipu sampai berhasil ngantongin duit 15 milyar.
“Modusnya dengan merotasi 100 tiket seakan-akan dia punya 8000 tiket. Nah si penipu ini tuh ngga langsung jual ke perorangan, tapi dia punya kayak semacam reseller yang tergabung dalam grup WhatsApp. Jadi kebayang dong sebanyak apa orang orang yang ditipunya. Dan pihak reseller pun juga ikut kena makin dari pembeli yang kena tipu. Nah trus gimana? kira-kira uangnya bakal balik gak sih?”
akun @bisniscom pun melanjutkan penjelasannya “Kebetulan ini bukan kali pertamanya menipu. GDA udah punya sindikat penipuan. Sebelumnya dia juga menipu disalah satu konser K-POP. Dia seakan udah paham alurnya, duit 15 milyar itu dipindahkan ke salah satu bank yang ada di Belanda, jadi gak bisa disita atau dikembalikan. Tapi beredar video bahwa ayah kandungnya sendiri bakal ngegantiin semua kerugian materi maksimal di tanggal 15 kemarin. ……”
Siapa Saja Korban Penipuan Tiket Konser COLDPLAY?
Berdasarkan konten di sosial media yang beredar, telah banyak yang menjadi korban dalam penipuan tiket konser Coldplay kali ini. Salah satunya yaitu akun tiktok @Bari yang mengungkapkan bahwa itu adalah konser pertamanya bersama sang istri, tetapi berujung kecewa. Selain itu, juga banyak influencer yang menjadi korban dalam penipuan tiket konser Coldplay kali ini. Seperti seorang akun centang biru @sipiqi yang membuat konten dengan teks “Jangan ajari aku sabar, aku nonton coldplay dari luar (emoji menangis) #KorbanGh*sca” dan mencantumkan caption “Ada yang sama jadi korbannya Gh*sca @coldplay Jakarta?” ujarnya.

Disamping itu, dalam unggahan akun X, @coldplay sangat mengapresiasi para penonton saat selesai konser. Akun tersebut menyebutkan “Thank you for one of the best nights ever, Jakarta. We’ll be back!!” Begitupun sebaliknya, para masyarakat juga membanjiri kolom komentar dalam akun @coldplay untuk ucapan terima kasih dan apresiasi, entah yang menonton secara live maupun hanya lewat video.
Berdasarkan banyaknya korban dan kerugian dalam konser kali ini. Semoga banyak yang mengambil hikmah dan pelajaran, dan untuk konser selanjutnya, semoga sudah tidak ada penipuan scam atau sejenisnya yang dapat merugikan beberapa pihak.
BACA JUGA: