Amalan sunnah sebelum sholat jumat yang dikerjakan Rasul apa saja sih? Sebelumnya mari kita mengenal apa itu hari jumat? Yuk Simak!

Hari jumat adalah hari istimewa bagi umat Islam. Allah SWT telah menyembunyikan hari Jum’at dari umat terdahulu, sehingga kaum Yahudi menjadikan Sabtu sebagai hari besarnya dan Ahad (Minggu) bagi umat Nasrani. Sangat banyak keutamaan yang ditawarkan oleh Allah SWT di hari tersebut. Sebab banyak dan besarnya keutamaan di hari tersebutlah menjadi sebuah tuntutan bagi setiap umat muslim untuk mempelajari dan mengamalkan amalan yang ditunjukkan oleh Rasul agar amal kita tidak sia-sia dan mendapatkan catatan pahala disisi Allah, salah satunya adalah amalan sunnah sebelum sholat jumat.

Hari jumat

Namun keresahan yang terjadi di kalangan masyarakat masa kini, masih banyak masyarakat yang belum tau amalan sunnah sebelum sholat jumat apa saja yang biasa dikerjakan oleh Rasul, dan justru kerap mengabaikan bahkan menutup keberadaan amalan sunnah sebelum sholat jumat tersebut.

Amalan Sunnah Sebelum Sholat Jumat, Apa Saja?

Tidak ada ruginya jika kita mengamalkan amalan sunnah sebelum sholat jum’at yang dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW. Beberapa amalan sunnah sholat jumat yang dikerjakan oleh Rasul adalah sebagai berikut :

1. Mandi

mandi hari jumat

Amalan sunnah sebelum sholat jumat yang pertama yaitu mandi, yang dimaksudkan di sini adalah mandi yang besar yaitu membasuh seluruh anggota badan dari atas kepala sampai kaki. Hal ini dikenal dengan mandi junub.

Berdasarkan sebuah hadist yang diriwayatkan dari Salman Al-Farisiy yang mana Nabi bersabda :

عَنْ سَلْمَانَ اْلفَارِسِيّ قَالَ: قَالَ النَّبِيُّ ص: لاَ يَغْتَسِلُ رَجُلٌ يَوْمَ اْلجُمُعَةِ وَ يَتَطَهَّرُ مَا اسْتَطَاعَ مِنْ طُهْرٍ وَ يَدَّهِنُ مِنْ دُهْنِهِ اَوْ يَمَسُّ مِنْ طِيْبِ بَيْتِهِ ثُمَّ يَخْرُجُ فَلاَ يُفَرّقُ بَيْنَ اثْنَيْنِ ثُمَّ يُصَلّى مَا كُتِبَ لَهُ ثُمَّ يُنْصِتُ اِذَا تَكَلَّمَ اْلاِمَامُ اِلاَّ غُفِرَ لَهُ مَا بَيْنَهُ وَ بَيْنَ اْلجُمُعَةِ اْلاُخْرَى

“Dari Salman Al-Farisiy, ia berkata : Nabi SAW bersabda, “Tidaklah seseorang mandi pada hari Jum’at, bersuci semaksimalnya, lalu memakai minyak rambut, atau minyak wangi keluarganya, kemudian keluar dan tidak memisahkan antara dua orang (yang duduk), lalu ia shalat yang telah ditetapkan untuknya, kemudian ia diam ketika khathib berkhutbah, melainkan diampuni dosanya antara Jumat itu dan Jum’at yang lain”. [HR. Bukhari juz 1, hal. 213]

Akan tetapi bagi setiap umat muslim yang tidak bisa mengerjakan sunnah sebelum sholat jumat ini atau tidak memungkinkan untuk mengerjakan mandi junub melainkan hanya mandi biasa, maka tidak ada dosa baginya. Berpatok pada sebuah hadist yang diriwayatkan dari Zuhriy yang mana Nabi bersabda :

عَنِ الزُّهْرِيّ قَالَ طَاوُسٌ قُلْتُ ِلابْنِ عَبَّاسٍ ذَكَرُوْا اَنَّ النَّبِيَّ ص قَالَ: اِغْتَسِلُوْا يَوْمَ اْلجُمُعَةِ وَ اغْسِلُوْا رُءُوْسَكُمْ وَ اِنْ لَمْ تَكُوْنُوْا جُنُبًا وَ اَصِيْبُوْا مِنَ الطّيْبِ. قَالَ ابْنُ عَبَّاسٍ اَمَّا اْلغُسْلُ فَنَعَمْ وَ اَمَّا الطّيْبُ فَلاَ اَدْرِي. البخارى 1: 213

“Dari Zuhriy ia berkata, Thawus berkata : Aku menanyakan kepada Ibnu ‘Abbas, (karena) orang-orang menyebutkan bahwasanya Nabi SAW bersabda, “Mandilah pada hari Jum’at, siramlah kepala kalian walaupun kalian tidak junub, lalu pakailah minyak wangi”. Ibnu ‘Abbas menjawab, “Tentang mandi, memang benar. Adapun tentang memakai minyak wangi, aku tidak tahu”. [HR. Bukhari juz 1, hal. 213]

2. Siwakan

siwak

Amalan sunnah sebelum sholat jumat selanjutnya adalah siwakan. Siwakan adalah membersikan gigi dengan menggunakan kayu siwak yang bertujuan untuk membersihkan gigi, gusi, dan mulut. Tetapi di zaman sekarang ini masyarakat dalam membersihkan gigi dan menghilangkan bau mulut menggunakan sikat dan pasta gigi. Menyikat gigi bisa dilakukan berulang kali dalam sehari, salah satunya menjelang berangkat jum’atan. Ini adalah satu amalan sepele yang mendatangkan pahala apabila dikerjakan. Tujuan menyikat gigi sebelum berangkat sholat jumat disamping amalan sunnah sebelum sholat jumat, yaitu agar orang yang duduk berdekatan atau ketika berbicara dengan orang lain, tidak terganggu dengan bau mulut.

Sesuai sabda Rasulullah Salallahu’alaihi Wassalam:

عَنْ اَبِى هُرَيْرَةَ رض اَنَّ رَسُوْلَ اللهِ ص قَالَ: لَوْلاَ اَنْ اَشُقَّ عَلَى اُمَّتِى اَوْ عَلَى النَّاسِ َلاَمَرْتُهُمْ بِالسّوَاكِ مَعَ كُلّ صَلاَةٍ. البخارى 1: 214

“Dari Abu Hurairah RA bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, “Sekiranya tidak akan memberatkan ummatku atau memberatkan manusia, tentu aku perintahkan untuk bersiwak pada setiap akan shalat”. [HR. Bukhari juz 1, hal. 214]

3. Memakai pakaian yang dikhususkan

pakaian muslim pria

Memakai pakaian yang dikhususkan disini bukanlah harus selalu memakai pakaian yang baru setiap sholat jumat, melainkan bagi setiap umat muslim setidaknya memiliki baju yang ‘pantas’ digunakan untuk menlaksanakan sholat jum’at. Mengapa memakai pakaian yang dikhususkan termasuk amalan sunnah sebelum sholat jumat?

Sesuai sabda Rasulullah Salallahu’alaihi Wassalam:

عَنِ عَبْدِ اللهِ ابْنِ سَلاَمٍ اَنَّهُ سَمِعَ رَسُوْلَ اللهِ ص يَقُوْلُ عَلَى اْلمِنْبَرِ فىِ يَوْمِ اْلجُمُعَةِ: مَا عَلَى اَحَدِكُمْ لَو اشْتَرى ثَوْبَيْنِ لِيَوْمِ اْلجُمُعَةِ سِوَى ثَوْبَى مِهْنَتِهِ. ابن ماجه 1: 348

“Dari Ibnu Salam, bahwasanya ia mendengar Rasulullah SAW bersabda di atas mimbar pada hari Jum’at. “Apa kesulitannya salah seorang d iantara kalian apabila membeli dua pakaian yang ia pakai untuk hari Jum’at, selain dari pakaian yang ia pakai untuk kerja/harian”. [HR. Ibnu Majah juz 1, hal. 348]

عَنْ عَائِشَةَ اَنَّ النَّبِيَّ ص خَطَبَ النَّاسَ يَوْمَ اْلجُمُعَةِ فَرَأَى عَلَيْهِمْ ثِيَابَ النّمَارِ. فَقَالَ رَسُوْلُ اللهِ ص: مَا عَلَى اَحَدِكُمْ اِنْ وَجَدَ سَعَةً اَنْ يَتَّخِذَ ثَوْبَيْنِ لِجُمُعَتِهِ سِوَى ثَوْبَيْ مِهْنَتِهِ. ابن ماجه 1: 349

“Dari ‘Aisyah bahwasanya Nabi SAW berkhutbah di hadapan orang-orang pada hari Jum’at, lalu beliau melihat orang-orang memakai pakaian loreng (yang biasa untuk kerja). Maka Rasulullah SAW bersabda, “Apa kesulitannya seorang diantara kalian kalau mempunyai kelonggaran untuk menggunakan dua pakaian untuk shalat Jum’at, selain pakaian hariannya ?”. [HR. Ibnu Majah juz 1, hal. 349]

4. Memakai wangi-wangian

pewangi

Wewangian juga termasuk amalan sunnah sebelum sholat jumat. Wewangian ini bisa apa saja yang penting bisa menghilangkan bau badan seseorang. Perihal wewangian ini dijelaskan dalam sabda Nabi yang diriwayatkan oleh ‘Amr bin Sulaim Al-Anshariy :

عَنْ عَمْرِو بْنِ سُلَيْمٍ اْلاَنْصَارِيُّ قَالَ: اَشْهَدُ عَلَى اَبِى سَعِيْدٍ قَالَ: اَشْهَدُ عَلَى رَسُوْلِ اللهِ ص قَالَ: الْغُسْلُ يَوْمَ اْلجُمُعَةِ وَاجِبٌ عَلَى كُلّ مُحْتَلِمٍ. وَ اَنْ يَسْتَنَّ وَ اَنْ يَمَسَّ طِيْبًا اِنْ وَجَدَ. البخارى 1: 212

Dari ‘Amr bin Sulaim Al-Anshariy, ia berkata : Saya menyaksikan Abu Sa’id, ia berkata : Aku menyaksikan Rasulullah SAW, beliau bersabda, “Mandi pada hari Jum’at itu wajib atas setiap orang yang telah bermimpi, menggosok gigi dan memakai wewangian, jika ada”. [HR. Bukhari juz 1, hal. 212]

 

BACA JUGA :

HARI JUMAT?, 8 MANFAAT MEMPERBANYAK SHOLAWAT PADA HARI JUMAT

6 SUNNAH HARI JUMAT YANG BAIK UNTUK DITERAPKAN DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI