Apa Itu Xyloband di Konser Coldplay yang Ramai di Medsos?

 

Coldplay adalah sebuah band musik rock alternatif asal Britania Raya yang dibentuk di London pada tahun 1996. Anggota band ini terdiri dari Chris Martin (vokalis dan pianis), Jonny Buckland (gitaris utama), Guy Berryman (bassis), dan Will Champion (pemain drum dan multi-instrumentalis). Mereka dikenal dengan musik mereka yang melibatkan berbagai elemen, seperti pop, rock, dan atmosferik.

Coldplay meraih popularitas secara internasional dengan album debut mereka yang berjudul “Parachutes” pada tahun 2000, yang memenangkan Grammy Award untuk Album Terbaik. Album-album mereka berikutnya, seperti “A Rush of Blood to the Head” (2002), “X&Y” (2005), “Viva la Vida or Death and All His Friends” (2008), dan “Mylo Xyloto” (2011), juga meraih kesuksesan besar dan memenangkan berbagai penghargaan. Gaya musiknya sering kali dikenal karena melibatkan lirik yang emosional, melodi yang mendalam, dan eksperimen dengan berbagai instrumen. Mereka telah menjadi salah satu band paling sukses dan diakui secara internasional dalam beberapa dekade terakhir, menjual jutaan kopi album di seluruh dunia.

“Coldplay Music of the Spheres World Tour” merupakan nama dari koonser band yang sudah mendunia, dan mengadakan tour kemaca negara dan kota-kota nya, salah satunya di Jakarta, Indonesia.

5 Fakta Unik Coldplay :

77% Penonton Coldplay Indonesia Kembalikan Gelang Xyloband

berikut 5 fakta unik yang harus kamu tahu tentang Coldplay!

  1. Nama Band dari Nama Buku: Nama “Coldplay” awalnya adalah “Starfish.” Namun, sebelum merilis album debut mereka, mereka memutuskan untuk mengganti nama mereka menjadi Coldplay. Nama ini diambil dari buku berjudul “Child’s Reflection: Cold Play” yang ditulis oleh seorang teman.
  2. Inspirasi dari Buku dan Puisi: Chris Martin, sang vokalis, sering mendapatkan inspirasi dari literatur untuk lirik lagu-lagu mereka. Beberapa lagu mereka, termasuk “Fix You” dan “The Scientist,” dikatakan terinspirasi dari karya-karya sastra.
  3. Album Konsep “Mylo Xyloto”: Album kelimanya, “Mylo Xyloto” (2011), adalah album konsep yang memiliki cerita fiksi ilmiah di dalamnya. Mylo dan Xyloto adalah dua karakter utama dalam cerita yang ditulis oleh anggota band dan diilustrasikan dalam booklet album.
  4. Hubungan dengan Brian Eno: Coldplay bekerja sama dengan produser musik terkenal Brian Eno untuk beberapa album mereka, termasuk “Viva la Vida or Death and All His Friends.” Eno membawa pengaruh eksperimental dan atmosferik ke dalam musiknya.
  5. Penciptaan Logo Bunga: band ini memiliki logo berbentuk bunga yang sering digunakan dalam desain album dan merchandise mereka. Logo ini diciptakan oleh seorang teman dekat band, Phil Harvey, yang juga menjadi manajer mereka. Bunga ini kemudian menjadi simbol ikonik untuk band.

Rabu, 15 November 2023 seperti yang kita tahu bahwa band tersebut mengadakan tour konser di Indonesia di Gelora Bung Karno (GBK) pada 21.00 WIB. Sehingga banyak sekali masyarakat yang antusias akan hal ini, dengan konser yang menarik, atmosferik serta akan berkesan sekali untuk penggemar. Namun ada fakta menarik pada konser Cldplay pada tanggal 15 November 2023 kemarin.

5 Fakta Menarik Konser Coldplay :

Promotor Ungkap Persentase Pengembalian Xyloband Coldplay Jakarta Bukan 52  Persen, Ini Nominal Sebenarnya - Rubic News

  1. Gelang Xyloband:
    • Salah satu ciri khas konser Coldplay adalah penggunaan gelang bercahaya yang disebut “Xyloband.” Gelang ini didistribusikan kepada penonton sebelum konser dimulai dan diatur untuk menyala sesuai dengan musik dan efek panggung. Hal ini menciptakan suasana visual yang spektakuler dan melibatkan penonton dalam pengalaman konser.
  2. Acara Panggung yang Interaktif:
    • Konser Coldplay terkenal karena memberikan pengalaman panggung yang sangat interaktif. Selain gelang-gelang Xyloband, mereka juga menggunakan berbagai elemen seperti konfetti, balon, dan visualisasi panggung yang menarik perhatian.
  3. Partisipasi Penonton:
    • Coldplay sering kali melibatkan penonton dalam pertunjukan mereka. Ini termasuk mengajak penonton bernyanyi bersama-sama, berinteraksi melalui permainan cahaya gelang Xyloband, dan menciptakan momen kolaboratif yang menggembirakan.
  4. Permainan Piano Hidup:
    • Chris Martin, vokalis Coldplay, sering kali memainkan piano hidup selama konser. Salah satu momen terkenal adalah ketika dia memainkan piano di atas catwalk di tengah kerumunan penonton, menciptakan kedekatan yang unik antara artis dan penggemar.
  5. Koneksi Emosional:
    • Konser Coldplay dikenal karena menciptakan koneksi emosional yang kuat dengan penonton. Lirik lagu-lagu mereka yang emosional, penampilan panggung yang intens, dan interaksi langsung dengan penonton menciptakan pengalaman yang lebih dari sekadar pertunjukan musik.

Karena pada setiap tour konsernya, band tersebut menawarkan kepada para volunteerĀ untuk mengayuh sepeda statis atau melakukan lompat-lompat pada tempat yang disediakan dengan tujuan untuk menghemat energi dan menjadi konser yang ramah lingkungan.

Hal ini menjadi bagian rangkaian acara yang unik, menyenangkan serta ramah lingkugan, Coldplay juga membagikan Xyloband Xyloband adalah gelang bercahaya yang diprogram untuk menyala selama pertunjukan musik, dan sering digunakan oleh band ini dalam konser mereka untuk menciptakan pengalaman visual yang menarik. (gelang lampu warna warni yang memeriahkan acara konser), namun Xyloband tersebut harus dikembalikan pada saat konser usai. Dengan adanya hal tersebut band ini memberikan rasa tanggung jawab, amanah serta kejujuran bagi para penggemarnya. Sehingga pada acara tour akan ditampilkan presentase dari negara atau kota yang mengembalikan gelang dengan presentase terbanyak pada layar.

77% Penonton Coldplay Indonesia Kembalikan Gelang Xyloband

Namun sangat disayangkan bahwa faktanya penonton di Indonesia hanya mengembalikan 77% Xyloband yang dipinjamkan. Promotor mengungkapkan bahwa Xyloband kembali sebesar 77% Hal ini disampaikan oleh Image Dynamics mewakili PK Entertainment dan TEM Presents selaku promotor melalui siaran resminya. Pihak manajemen Coldplay telah mengkonfirmasi kepada pihak promotor, yaitu TEM Presents dan PK Entertainment,” kata Image Dynamics melalui siaran resminya yang diterima SINDOnews, Rabu (22/11/2023).

Bahwa tingkat pengembalian Xyloband untuk konser Coldplay yang berlangsung pada 15 November 2023 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta adalah 77 persen,” tambahnya.
Hal tersebut sudah terbukti kebenaran datanya. Maka dari itu sangat disayangkan sekali akan kejujuran serta tanggung jawab yang diberikan oleh band Coldplay kepada penggemar di Indonesia.

Baca juga Fakta Niall Horan Akan Mengadakan Konser Di Indonesia