Dzikir Harian Sesuai ajaran Rasulullah
Bacaan Dzikir harian merupakan praktik berdzikr atau mengingat Allah yang dilakukan secara rutin dalam kehidupan sehari-hari. Rasulullah SAW memberikan berbagai petunjuk dan tuntunan mengenai dzikir yang dapat dilakukan oleh umat Islam. Berikut adalah beberapa dzikir harian sesuai ajaran Rasulullah SAW:
- Subhanallah, Alhamdulillah, Allahu Akbar:
Rasulullah SAW bersabda: “Tiga kalimat ringan di lidah, berat di timbangan, dan disukai oleh Ar-Rahman (Allah Yang Maha Pengasih), yaitu Subhanallah, Alhamdulillah, dan Allahu Akbar.” (HR. Bukhari dan Muslim)
- La ilaha illallah:
Kalimat tauhid yang berarti “Tidak ada Tuhan selain Allah.” Rasulullah SAW mengajarkan bahwa kalimat ini adalah kunci surga.
- Astaghfirullah:
Meminta ampunan kepada Allah. Rasulullah SAW seringkali beristighfar lebih dari seratus kali sehari.
- Salawat (Shalawat) kepada Nabi Muhammad SAW:
Memuji dan memohon keberkahan kepada Nabi Muhammad SAW. Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang bersalawat kepadaku satu kali, Allah akan bersalawat kepadanya sepuluh kali.”
- Ayat Kursi (Surah Al-Baqarah 2:255):
Membaca Ayat Kursi sebagai dzikir dan perlindungan. Rasulullah SAW menyebutkan keutamaan dan keberkahan Ayat Kursi.
- Sayyidul Istighfar:
Rasulullah SAW mengajarkan doa istighfar ini sebagai cara meminta ampunan dengan penuh kerendahan hati.
- Dzikir sebelum tidur:
Rasulullah SAW mengajarkan beberapa dzikir sebelum tidur, seperti membaca Surah Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas.
- Dzikir pagi dan petang:
Rasulullah SAW menyarankan untuk berdzikir pagi dan petang, termasuk membaca ayat-ayat Al-Qur’an seperti Surah Al-Fatihah, Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas.
- Dzikir setelah shalat fardhu:
Rasulullah SAW menyarankan untuk berbagai dzikir setelah menyelesaikan shalat fardhu, seperti membaca tasbih, tahmid, dan takbir.
Dzikir harian ini dapat dilakukan dengan penuh kesadaran dan khusyu sebagai bentuk ibadah dan pengingat akan Allah SWT. Namun, penting untuk diingat bahwa dzikir bukan hanya tentang mengucapkan kata-kata, tetapi juga melibatkan hati dan pemahaman maknanya.
Setelah sholat, biasanya umat muslim memanjatkan beberapa doa dan dzikir kepada Allah SWT. Dzikir sendiri adalah ungkapan pujian kepada Allah berfungsi untuk lebih meyakinkan hamba bahwa Tuhan akan memberi yang terbaik sesuai ketetapan-Nya. Sejumlah hadist bahkan menyebutkan dzikir sebagai amalan yang paling baik.
Dzikir Harian Setelah Sholat
Bacaan dzikir harian ini sudah diajarkan oleh Rasulullah SAW dan diikuti oleh seluruh umatnya. Doa dan dzikir ini juga diharapkan membuat kita senantiasa berhusnuzon dan berpikir positif.

Baca Juga | Top 10 Amalan Di Hari Jum’at Menurut Ajaran Rasulullah
Dzikir menjadi salah satu kegiatan yang bermanfaat untuk mengisi waktu luang. Berikut bacaan dzikir harian yang bisa dibaca setelah sholat agar mendapatkan ketenangan hati setiap harinya.
1. Istighfar (Astagfirullahal’azim) 3 Kali : Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung
2. Tasbih (Subhanallah) 33 Kali: Maha Suci Allah.
3. Tahmid (Alhamdulillah) 33 Kali: Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam.
4. Takbir (Allahu Akbar) 33 Kali: Allah Maha Besar.
5. Laa Ilaaha Illallaahu Wahdahuu Laa Syariika Lah, Lahul Mulku Wa Lahul Hamdu Wa Huwa’Alaa Kulli Syai’in Qadhir.
“Tidak ada Tuhan yang wajib disembah kecuali Allah Yang Maha Esa. Tidak ada sekutu bagi-Nya. Dialah yang mempunyai kekuasaan dan kerajaan yang memerintahkan, bagi-Nya segala puji-pujian yang menghidupkan dan mematikan, dan Dia berkuasa atas segala sesuatu.”
6. Allaahumma antas salaamu wa minkas salaamu wa ilaika ya’uduus salaamu fa hayyinaa rabbanaa bis salaami wa adkhinal- jannata daaras salaami tabaarakta rabbanaa wa ta’aalaita yaa dzal jalaali wal ikram.
“Ya Allah Engkau adalah Dzat yang mempunyai kesejahteraan dan daripada- Mulah kesejahteraan itu dan kepada- Mulah akan kembali lagi segala kesejahteraan itu. Ya Tuhan kami, hidupkanlah kami dengan sejahtera. Dan masukkanlah kami ke dalam surga kampung kesejahteraan. Engkaulah yang kuasa memberiberkah yang banyak dan Engkaulah Yang Maha Tinggi, wahai Zat yang memiliki keagungan dan kemuliaan.”
7. Wa ilaahukum ilaahuw waahidun laa ilaaha ilaa huwar rahmaanur rahiim.
“Tuhanmu adalah Tuhan Yang Maha Esa, tidak ada Tuhan melainkan Dia, Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.”
8. Allaahumma laa maani’a limaa a’thaita wa laa mu’thiya limaa mana’ta wa laa radda limaa qadhaita wa laa yanfa’u dzal-jaddi minkal-jaddu.
“Ya Allah, tidak ada yang menghalangi segala apa yang Engkau berikan. Dan tidak ada yang dapat memberikan segala yang Engkau larang. Dan tidak ada yang menolak segala apa yang Engkau putuskan. Dan tidak bermanfaat kepada orang yang kaya di sisi Engkau segala kekayaannya.”
9. Allaahu akbar kabiiraw wal-hamdu lillaahi katsiiraw wa subhaanallahi bukrataw wa ashiila. Laa ilaaha illallaahu wahdahuu laa syariikalahu, lahul mulku wa lahul hamdu yuhyii wa yumiitu wa huwa’alaa kulli syai’in qadiir.
“Allah Maha Besar lagi sempurna kebesaran-Nya. Segala puji bagi Allah dengan puji yang banyak. Maha Suci Allah sepanjang pagi dan petang. Tidak ada Tuhan yang wajib disembah kecuali Allah Yang Maha Esa. Tidak ada sekutu bagi-Nya. Dialah yang mempunyai kekuasaan dan kerajaan yang memerintahkan, bagi-Nya segala puji- pujian yang menghidupkan dan mematikan, dan Dia berkuasa atas segala sesuatu.”
10. Wa laa haula wa laa quwwata illaa billaahil-‘aliyyil ‘azhiim. Astagfirullaahal-‘azhiim.
“Dan tidak ada daya upaya dan kekuataan melainkan dengan pertolongan Allah Maha Tinggi lagi Maha Mulia. Saya mohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung.”Begitulah urutan bacaan dzikir harian yang bisa dibaca setelah sholat untuk memberikan ketenangan hati dan memberikan keberkahan dari Allah SWT.